bidvertiser

Friday, 2 January 2015

Kampas kopling racing dan harian, kevlar vs ceramic



Pasti brosis yang doyan oprek motor kesayangannya udah gak asing lagi nih sama part yang satu ini, yap kampas kopling. Hampir semua kendaraan bermotor menggunakan kampas kopling sebagai penerus tenaga ke transmisi. Nah, kali ini mari kita bahas beberapa jenis kampas kopling yang tepat bagi motor ataupun mobil kesayangan kita.

Berikut jenis-jenis kampas kopling yang beredar di pasaran :

  1. Organic
    Kampas kopling jenis ini terbuat dari campuran bebebrapa bahan seperti fiberglass dll. Kampas jenis ini sangat mirip dengan kampas kopling yang digunakan oleh Pabrikan kendaraan. Namun kampas kopling organik aftermarket biasanya memiliki kualitas yang lebih baik daripada kampas kopling OEM. Perbedaannya terletak pada kualitas bahan pembuatan, proses pembuatan, dan quality control dari produsen kampas kopling aftermarket yang memang menawarkan kelebihan kampasnya dibanding kampas kopling bawaan pabrik.

    Kampas jenis ini memiliki ketahanan yang rendah terhadap panas, jadi ketika suhu mesin sangat panas kemungkinan terjadinya overheat akan sangat tinggi, yang berakibat selip kopling atau bahkan kampas kopling hangus dan harus diganti. Kampas kopling organic baik digunakan pada motor dan mobil dengan performa standar pabrikan atau mesin yang bertenaga kuda tingkat menegah brosis..
  2. Kevlar
    Kevlar mempunyai durabilitas dan ketahanan yang tinggi terhadap panas dibanding kampas kopling jenis organik. Bahkan 2-3 kali lebih awet daripada kampas kopling jenis lain. Kevlar mempunyai kemampuan gesekan yang hampir setara dengan kampas kopling berbahan ceramic, namun memiliki performa yang halus layaknya kampas kopling organik.

    Kampas jenis ini tergolong tahan lama dalam hal pemakaian, dan membuat part lain tetap awer karena kehalusannya dalam shifting gear, namun tetap jauh lebih menggigit dan meningkatkan torsi kendaraan hingga 10% dengan daya gesek yang mencapai 400% atau 4 kali lebih menggigit dari bahan organic atau bawaan pabrik. Namun kampas kevlar mempunyai masa break-in brosis, alias masa inreyen. Periode break in ini dilakukan sampai usia kampas melewati 800-1500 km. Saat break-in usahakan akselerasi yang smooth dan jangan menyentak-nyentak, dan sebaiknya jangan dipakai untuk touring dulu sampai pada 500-800 km pertama. Atau saat touring setiap 50km berhenti sejenak selama 15-20 menit. Baru setelah inreyen selesai kampas kopling ini siap untuk disiksa sesuka hati brosis hehe

    Kampas jenis ini baik digunakan pada kendaraan yang telah sedikit dimodifikasi atau kendaraan tipe sport dengan tenaga kuda yang cukup besar. Namun bisa juga dipakai untuk keperluan drag race, road race, dan off-road yang membutuhkan tenaga dan responsibilitas tinggi.
  3. Ceramic
    Kampas kopling ini mempunyai kemampuan yang unik untuk lebih menggigit ketika mesin panas, karena memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap panas, bahkan diklaim sebagi kampas kopling yang anti selip. Torsi yang dihasilkan pun jauh lebih besar, yakni mencapai 20% dan memiliki daya cengkram 6 kali lebih menggigit dari kampas bawaan pabrik. Wah, performance oriented banget nih brosis, namun dibalik kesuperiorannya, kampas kopling jenis ini ternyata menyimpan beberapa kelemahan juga loh, diantaranya performa yang kasar dan selalu menyentak.

    Hal ini otomatis akan berakibat fatal terhadap komponenyang bersentuhan langsung tehadap kopling yang membuat usia pakai jauh berkurang. Tapi bagi brosis yang menginginkan performa tinggi pada kendaraan kesayangannya atau bagi penggila drag race, road race, dan enduro atau off road dan berbagai kegiatan dan aktivitas yang membutuhkan performa tinggi, kampas kopling kremaki adalah pilihan terbaik. (direkomendasikan hanya untuk kompetisi)
Sebenarnya masih banyak loh jenis kampas kopling yang ada, namun di Indonesia masih sangat jarang keberadaannya. Dan yang paling mudah ditemui adalah ketiga jenis kampas kopling diatas. Untuk jenis organik sangat banyak merk aftermarket yang memproduksinya seperti TDR, Inspiro, dll. Bahan kevlar dapat dijumpai pada produsen terkemuka seperti Daytona, WRX, CLD, BRT, Kawahara dll. Sedangkan untuk ceramik setau saya di Indonesia baru ada AHRS dan TDR Racing yang mengembangkan kampas kopling jenis ini pada motor.

Sekian, semoga berguna ^_^

9 comments:

  1. kemarin mudik pake kopling merk ELIG jg enak, bahan kevlar jg

    ReplyDelete
  2. kalo kamkop bahan rockwoll vs kamkop bahan sinter bagus yg mna masbro...❓
    d tunggu pencerahannya..

    ReplyDelete
  3. Kampas fr80 ama kevlar bagusan mana gan

    ReplyDelete
  4. Kampas fr80 ama kevlar bagusan mana gan

    ReplyDelete
  5. Standar sama racing enskan mana cih

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, nuwun :)